Rabu, 08 Februari 2012

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI KANDUNGAN GIZI

MENGETAHUI KANDUNGAN ZAT GIZI SUATU BAHAN MAKANAN
DAN UJI VITAMIN C

        I.            TUJUAN
Tujuan diadakannya penelitian uji kandungan zat gizi suatu bahan dan uji vitamin C ini adalah untuk mempelajari dan membuktikan kandungan zat-zat yang ada dalam suatu makanan, minuman serta buah-buahan yang di uji.  Serta untuk pembelajaran agar lebih memperhatikan gizi yang ada pada makanan yang biasa dikonsumsi.

      II.            LANDASAN TEORI DAN DASAR TEORI
Makanan m emiliki tiga fungsi utama bagi tubuh, yaitu sebagai sumber energi, sebagai bahan penyusun komponen-komponen tubuh, dan sebagai pelindung tubuh terhadap lingkungan.
Apa yang sebenarnya kita butuhkan dari setiap makanan ? Yang kita butuhkan adalah zat makanan atau nutrisi yang lebih populer dengan istilah gizi. Makanan dikatakan bergizi jika mengandung zat-zat makanan atau nutrisi yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah yang cukup. Setidaknya ada enam macam zat makanan yang diperlukan oleh tubuh, yaitu :
a.       Karbohidrat
Karbohidrat merupakansuatu senyawa kimia dengan rumus dasar (CH2O)n. Macam karbohidrat sangat banyak. Berdasarkan jumlah rantai penyusunnya, karbohidrat dapat dibagi menjadi monosakarida, disakarida, dan polisakarida. Pada makanan ada tiga karbohidrat yang terpenting, yaitu amilum, sukrosa dan selulosa. Amilum atau pati merupakan zat tepung yang terdapat pada makanan pokok. Sukrosa merupakan disakarida yang rasanya manis, disebut juga gula tebu. Sementara itu, selulosa adalah serat kasar yang merupakan komponen dinding sel tumbuhan. Meskipun demikian, karbohidrat yang paling penting bagi tubuh mausia adalah glukosa dengan rumus kimia C6H12O6. Glukosa yang diperlukan oleh tubuh kita terutama berasal dari pemecahan amilum yang terdapat dari makanan.
Fungsi karbohidrat :
1.       Sebagai sumber energi utama bagi tubuh
2.       Sebagai bahan baku penyusun senyawa lain
3.       Sebagai bahan baku penyusun komponen sel
4.       Selulosa membantu kelancaran proses pencernaan makanan

b.      Lemak
Lemak merupakan suatu senyawa organik yang tidak dapat terlarut dalam air. Berdasarkan komponen penyusunnya lemak dibagi menjadi trigliserida, fosfolipid, lipoprotein, dan steroid. Berdasarkan ada tidaknya ikatan karbon, lemak dibagi menjadi lemak jenuh dan lemak tak jenuh. Fungsi lemak :
1.       Sebagai cadangan energi
2.       Lapisan lemak pada kulit melindungi dari hawa dingin
3.       Sebagai komponen penyusun membran sel dan membran organel sel
4.       Melindungi organ-organ vital
5.       Sebagai pelarut vitamin A, D, E dan K agar dapat diserap oleh tubuh
c.       Protein
Protein merupakan polimer yang tersusun atas monomer yang berupa asam amino. Ada 20 jenis asam amino dalam tubuh. Keduapuluh asam amino tersebut dapat dikelompokkan menjadi asam amino esensial dan asam amino nonesensial. Asam amino esensial merupakan asam amino yang tidak dapat dibuat didalam tubuh manusia. Sedangkan asam amino nonesensial dapat dibuat didalam tubuh manusia.
Fungsi protein
1.       Sebagai biokatalisator atau enzim
2.       Sebagai molekul pengangkut
3.       Sebagai penyusun komponen sel
4.       Sebagai alat pertahanan tubuh
5.       Sebagai alat pengatur fungsi fisiologis
6.       Sebagai cadangan nutrisi
d.      Vitamin
Vitamin merupakan senyawa organik yang diperlukan dalam jumlah tidak banyak, tetapi harus selalu tersedia didalam tubuh. Hampir semua vitamin merupakan senyawa organik esensial sehingga harus disediakan dari makanan karena tubuh tidak dapat membuatnya, kecuali vitamin D. Vitamin D dapat dibuat dalam kulit dibawah sinar matahari langsung. Vitamin yang larut dalam air adalah vitamin C dan B. Sedangkan vitamin yang larut dalam lemak adalah vitamin A, D, E, dan K.
Fungsi vitamin :
1.       Vitamin A : pigmen retina; proses melihat; pertumbuhan; untuk kesehatan kulit, mata, gigi dan tulang
2.       Vitamin D : penyerapan kalsium, pertumbuhan dan kesehatan tulang
3.       Vitamin E : antioksidan bagi asam lemak tak jenuh dan vitamin A, antisterilitas, pencegah kerusakan dan penuaan sel.
4.       Vitamin K : pembekuan darah
5.       Vitamin C : sintesis kolagen, matriks tulang dan gigi, metabolisme asam amino, pertahanan tubuh, penyembuhan luka
6.       Vitamin B1 : koenzim, berperan dalam metabolisme karbohidrat dan asam amino
7.       Vitamin B2 : koenzim pada enzim respirasi sel
8.       Vitamin B3 : koenzim pada NAD dan FAD
9.       Vitamin B6 : koenzim pada metabolisme asam amino
10.   Vitamin B12 : koenzim pada metabolisme asam nukleat
e.      Mineral
Mineral merupakan senyawa anorganik yang diperlukan tubuh dalam jumlah sedikit. Tapi unsur ini tetap harus ada dalam makanan karena banyak fungsi organ tubuh yang bergantung padanya. Mineral banyak terdapat pada garam-garaman yang ada pada makanan dam minuman. Setiap hari tubuh kita memerlukan setidaknya 100 mg makromineral.
f.        Air
Lebih kurang tubuh manusia tersusun atas 70% air. Meskipun tidak mengandung nutrisi dan kalori, tapi air sangatlah penting. Jika kehilangan 12% cairan tubuh makan akan terjadi dehidrasi. Kebutuhan air bagi orang dewasa adalah sekitar 8 gelas atau 2 liter setiap harinya.
Fungsi Air :
1.       Pelarut hampir semua senyawa-senyawa yang diperlukan tubuh
2.       Tempat berlangsungnya semua proses metabolisme atau reaksi kimia dalam tubuh
3.       Sarana transportasi senyawa-senyawa yang diperlukan
4.       Sarana homeostatis dalam tubuh





    III.            ALAT DAN BAHAN
ü  Alat
*       Kaki Tiga
*       Kasa
*       Kompor Spirtus
*       Tabung Reaksi
*       Pisau
*       Pipet
*       Penjepit
*       Sendok
*       Blender
*       Platetes
*       Gelas ukur
*       Korek api
*       Tissue
*       Label
*       Kertas buram
ü  Cairan Penguji
*       Benedict
*       Biuret
*       Lugol
ü  Bahan
a.       Uji kandungan gizi
*       Nasi
*       Putih telur
*       Tahu
*       Minyak goreng
*       Larutan gula
*       Larutan terigu
b.      Uji vitamin C
*       Ipi
*       UC 1000
*       Sari jeruk
*       Tomat
*       Jambu
*       Strawberry
*       Pisang
*       Apel
*       Pulpy orange
*       Adem sari
*       Nutrisari
*       Cabai merah

    IV.            CARA KERJA
ü  Uji kandungan gizi
*      Uji Protein
1.       Persiapkan alat dan bahan
2.       Haluskan bahan-bahan yang ada dengan menumbuknya, dan beri sedikit air
3.       Ambil sekitar 5-10 tetes masing masing bahan kedalam tabung reaksi yang telah diberi label nama bahan makanan
4.       Tetesilah setiap bahan makanan tersebut dengan 5 tetes larutan Biuret
5.       Amati dan catat hasil perubahan warna yang ada.
*      Uji Karbohidrat(Amilum)
1.       Persiapkan alat dan bahan
2.       Haluskan bahan-bahan yang ada dengan menumbuknya, dan beri sedikit air
3.       Ambil sekitar 5-10 tetes masing masing bahan kedalam tabung reaksi yang telah diberi label nama bahan makanan
4.       Tetesilah setiap bahan makanan tersebut dengan 5 tetes larutan Lugol
5.       Amati dan catat hasil perubahan warna yang ada.
*      Uji karbohidrat (Glukosa)
1.       Persiapkan alat dan bahan
2.       Haluskan bahan-bahan yang ada dengan menumbuknya, dan beri sedikit air
3.       Ambil sekitar 5-10 tetes masing masing bahan kedalam tabung reaksi yang telah diberi label nama bahan makanan
4.       Tetesilah setiap bahan makanan tersebut dengan 5 tetes larutan Benedict
5.       Panaskan air sekitar 200 ml hingga mendidih
6.       Saat air telah mendidih, masukkan kelima tabung reaksi yang berisi makanan yang telah ditetesi benedict
7.       Panaskan hingga terlihat perubahan warna secara jelas
8.       Amati dan catat hasil perubahan warna yang ada.
*      Uji Lemak
1.       Persiapkan alat dan bahan
2.       Haluskan bahan-bahan yang ada dengan menumbuknya, dan beri sedikit air
3.       Oleskan setiap bahan pada kertas buram, beri tanda label makanan yang ada
4.       Jemur dibawah sinar matahari sekitar 10 menit
5.       Perhatikan perubahan yang terjadi, catatlah hasilnya.
ü  Uji vitamin C
1.       Persiapkan alat dan bahan
2.       Haluskan bahan-bahan yang perlu dihaluskan dengan menumbuknya, dan beri sedikit air. Untuk minuman cukup tuangkan ke gelas ukur.
3.       Ambil sekitar 5-10 tetes masing masing bahan kedalam tabung reaksi atau platetes yang telah diberi label nama bahan makanan
4.       Tetesilah setiap bahan makanan tersebut dengan 5 – 10 tetes larutan Lugol
5.       Amati dan catat hasil perubahan warna yang ada.




      V.            HASIL PENGUJIAN

A.    Tabel  Zat Makanan
Bahan Makanan
Reagen
Noda pada kertas (lemak)
Kandungan zat makanan

Ket
Biuret (protein)
Lugol (amilum)
Benedict (glukosa )
Kering
Basah
Protein
Amilum
Glukosa
Lemak
Sebelum dipanaskan
Sesudah dipanaskan
Nasi
Ungu
Hitam
Biru
Merah Bata
-
-

Tahu
Ungu
Agak Kuning
Biru
Merah bata
-
-
-

Putih Telur
Ungu
-
Biru
Kuning
-
-
-
-

Tepung
Ungu
Hitam
Biru
Merah bata
-
-

Minyak Goreng
-
Orange
Biru
Biru kekuningan
-
-
-
-

Gula
-
Kuning
Biru

Kuning kehijauan dan endapan merah bata
-
-
-





B.     Tabel Pengamatan Uji  Vitamin C
No
Sari Makanan
Reagen Lugol
Keterangan
Jumlah Tetesan
1
IPI
10 tetes
Bening
2
UC  1000
10 tetes
Bening
3
Jeruk Segar
10 tetes
Bening
4
Jus Tomat
10 tetes
Keruh
5
Jambu Biji
10 tetes
Bening
6
Strawberry
10 tetes
Bening
7
Pisang
10 tetes
Keruh
8
Apel
10 tetes
Bening
9
Pulpy
10 tetes
Bening
10
Adem Sari
10 tetes
Keruh
11
Nutrisari
10 tetes
Keruh
12
Cabai Merah
10 tetes
Bening









    VI.            PEMBAHASAN
Pada pengujian kandungan zat makanan protein dengan larutan biuret, makanan nasi, tahu, putih telur dan tepung mengalami perubahan warna menjadi ungu. Itu dikarenakan adanya kandungan protein yang ada dalam makanan tersebut. Sedangkan pada minyak goreng da juga gula tidak mengalami perubahan, itu artinya keduanya tidak mengandung preotein.
Pada pengujian kandungan zat makanan karbohidrat (amilum) dengan larutan lugol, makanan nasi dan tepung berubah warna menjadi hitam, itu artinya kedua bahan makanan tersebut mengandung karbohidrat yang tinggi.  Sedangkan yang lainnya juga selain putih telur mengalami perubahan tetapi tidak menjadi hitam seperti nasi dan tepung, itu artinya bahan makanan tersebut tidak terlalu mengandung karbohidrat (amilum). Putih telur tidak mengalami perubahan warna karena tidak mengandung karbohidrat (amilum).
Pada pengujian kandungan zat makanan karbohidrat (glukosa) dengan larutan benedict, makanan nasi, tahu dan tepung setelah dipanaskan terdapat endapan berwarna merah bata, itu artinya kedua bahan makanan tersebut mengandung karbohidrat yang tinggi (glukosa). Selain itu bahan makanannya tidak mengandung karbohidrat (glukosa). Pada minyak goreng ditemukan warna biru dibawah dan kuning diatas, itu karena larutan benedict tidak bercampur dengan minyak.
 Pada pengujian kandungan zat makanan, minyak goreng tahu dan larutan gula setelah dijemur dibawah sinar matahari tidak terdapat perubahan pengeringan, itu artinya kedua bahan makanan tersebut mengandung lemak yang tinggi. Sisanya tidak mempunyai kandungan lemak yang tinggi.
Pada pengujian vitamin C, ada beberapa bahan yang mengandung vitamin C yang tinggi serta ada yang rendah bahkan tidak mengandung vitamin C. Ipi mengandung vitamin C yang sangat tinggi karena semakin banyak tetesan larutan lugol yang diberikan, semakin bening warnanya. Begitu juga dengan UC 1000, buah jeruk segar, jambu biji, strawberry, apel, pulpy, dan cabai merah yang memiliki kandungan vitamin C. Berbeda dengan tomat, pisang, adem sari dan nutrisari yang tidak mengandung vitamin C karena larutannya berubah keruh saat ditetesi dengan lugol. Saat buah jeruk ditetesi lugol, seolah-olah warnanya menjadi keruh. Sebenarnya itu karena bayangan endapan lugol yang ada, jika tidak teliti kita dapat tertipu. Yang terpenting adalah bagian atas dari larutan itu sendiri. Tomat sebenarnya juga mengandung vitamin C, tapi karena tomat yang digunakan masih muda atau lugol yang telah menguap jadi terjadi ketidak  tepatan pengujian.






  VII.            KESIMPULAN
*       Uji Kandungan Gizi
1.       Nasi mengandung zat protein, kabohidrat (amilum) dan karbohidrat (glukosa) yang tinggi tetapi tidak mengandung lemak
2.       Tahu mengandung zat protein yang tinggi, dan glukosa yang tinggi, tetapi tidak mengandung amilum dan lemak
3.       Putih telur mengandung protein yang tinggi, tetapi tidak mengandung amilum, glukosa dan lemak
4.       Tepung mengandung protein, amilum dan glukosa yang tinggi, tetapi tidak mengandung lemak
5.       Minyak goreng mengandung lemak, tetapi tidak mengandung protein dan karbohidrat
6.       Gula mengandung lemak dan glukosa, tetapi tidak mengandug protein dan amilum
7.       Tidak semua bahan makanan mengandung gizi
8.       Makanan memiliki kandungan gizi yang berbeda-beda
*       Uji Vitamin C
1.       Ipi mengandung vitamin C yang tinggi
2.       UC 1000 mengandung vitamin C yang tinggi
3.       Buah jeruk segar mengandung vitamin C
4.       Tomat tidak mengandung vitamin C
5.       Jambu biji mengandung vitamin C
6.       Strawberry mengandung vitamin C
7.       Pisang tidak mengandung vitamin C
8.       Apel  mengandung vitamin C
9.       Pulpy mengandung vitamin C
10.   Ademsari tidak mengandung vitamin C
11.   Nutrisari tidak mengandung vitamin C
12.   Cabai merah mengandung vitamin C
13.   Tidak semua makanan dan minuman mengandung vitamin C
14.   Makanan dan minuman ada yang mengandung vitamin C tinggi dan ada yang rendah
15.   Tidak semua makanan dan minuman yang asam mengandung vitamin C


VIII.            TANYA JAWAB PERTANYAAN

Uji Kandungan Gizi
*       Pertanyaan
1.       Perubahan warna apakah yang terjadi pada percobaan diatas dan apa artinya ?
2.       Bahan apa sajakah yang mengandung amilum dan apa buktinya ?
3.       Bahan apa sajakah yang mengandung glukosa dan apa buktinya ?
4.       Bahan apa sajakah yang mengandung protein dan apa buktinya ?
5.       Apa simpulan anda atas percobaan ini ?

*       Jawaban
1.       Perubahan warna
Makanan
Cairan
Perubahan warna
Artinya
Nasi
Biuret
Ungu
Mengandung protein
Tahu
Biuret
Ungu
Mengandung protein
Putih telur
Biuret
Ungu
Mengandung protein
Tepung
Biuret
Ungu
Mengandung protein
Minyak goreng
Biuret
-
Tidak mengandung protein
Gula
Biuret
-
Tidak mengandung protein

Makanan
Cairan
Perubahan warna
Artinya
Nasi
Lugol
Hitam
Mengandung Amilum
Tahu
Lugol
Agak kuning
Tidak mengandung Amilum
Putih telur
Lugol
-
Tidak mengandung Amilum
Tepung
Lugol
Hitam
Mengandung Amilum
Minyak goreng
Lugol
Orange
Tidak mengandung Amilum
Gula
Lugol
Kuning
Tidak mengandung Amilum



Makanan
Cairan
Perubahan warna
Artinya
Nasi
Benedict
Endapan merah bata
Mengandung Glukosa
Tahu
Benedict
Endapan merah bata
Mengandung Glukosa
Putih telur
Benedict
Kuning
Tidak mengandung Glukosa
Tepung
Benedict
Endapan merah bata
Mengandung Glukosa
Minyak goreng
Benedict
Biru dan kuning
Tidak mengandung Glukosa
Gula
Benedict
Endapan merah bata
Mengandung Glukosa


No
Sari Makanan
Reagen Lugol
Keterangan
1
IPI
Bening
Mengandung vit. C
2
UC  1000
Bening
Mengandung vit. C
3
Jeruk Segar
Bening
Mengandung vit. C
4
Jus Tomat
Keruh
Tidak mengandung vit. C
5
Jambu Biji
Bening
Mengandung vit. C
6
Strawberry
Bening
Mengandung vit. C
7
Pisang
Keruh
Tidak mengandung vit. C
8
Apel
Bening
Mengandung vit. C
9
Pulpy
Bening
Mengandung vit. C
10
Adem Sari
Keruh
Tidak mengandung vit. C
11
Nutrisari
Keruh
Tidak mengandung vit. C
12
Cabai Merah
Bening
Mengandung vit. C

2.       Nasi dan tepung. Karena saat makanan tersebut diberi tetesan lugol warnanya berubah menjadi hitam. Itu adalah indikator amilum.
3.       Nasi, tepung, tahu dan gula. Karena saat makanan diberi tetesan benedict serta dipanaskan terdapat endapan merah bata pada larutan tersebut.
4.       Nasi, tahu, putih telur dan tepung. Karena saat makanan diberi tetesan biuret warnanya berubah menjadi ungu.
5.       Uji Kandungan Gizi
*       Nasi mengandung zat protein, kabohidrat (amilum) dan karbohidrat (glukosa) yang tinggi tetapi tidak mengandung lemak
*       Tahu mengandung zat protein yang tinggi, dan glukosa yang tinggi, tetapi tidak mengandung amilum dan lemak
*       Putih telur mengandung protein yang tinggi, tetapi tidak mengandung amilum, glukosa dan lemak
*       Tepung mengandung protein, amilum dan glukosa yang tinggi, tetapi tidak mengandung lemak
*       Minyak goreng mengandung lemak, tetapi tidak mengandung protein dan karbohidrat
*       Gula mengandung lemak dan glukosa, tetapi tidak mengandug protein dan amilum
*       Tidak semua bahan makanan mengandung gizi
*       Makanan memiliki kandungan gizi yang berbeda-beda
Uji Vitamin C
*       Pertanyaan
1.       Cairan manakah yang mengandung vitamin C terendah dan tertinggi ?
2.       Apakah simpulan anda atas percobaan ?

*       Jawaban
1.       Cairan dengan kandungan vitamin C tertinggi adalah cairan Ipi
Cairan dengan kandungan vitamin C terendah adalah cairan buah pisang.
2.       Kesimpulan :
*       Ipi mengandung vitamin C yang tinggi
*       UC 1000 mengandung vitamin C yang tinggi
*       Buah jeruk segar mengandung vitamin C
*       Tomat tidak mengandung vitamin C
*       Jambu biji mengandung vitamin C
*       Strawberry mengandung vitamin C
*       Pisang tidak mengandung vitamin C
*       Apel  mengandung vitamin C
*       Pulpy mengandung vitamin C
*       Ademsari tidak mengandung vitamin C
*       Nutrisari tidak mengandung vitamin C
*       Cabai merah mengandung vitamin C
*       Tidak semua makanan dan minuman mengandung vitamin C
*       Makanan dan minuman ada yang mengandung vitamin C tinggi dan ada yang rendah
*       ­Tidak semua makanan dan minuman yang asam mengandung vitamin C

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar